_Doaku_, detik-detik menjelang gempa Bantul

Back


Parangtritis, detik-detik menjelang gempa 27 Mei 2006. Musiknya diambil dari Sound Ending radio MQ FM, pada acara siraman rohani setiap pukul 05.00-06.00 pagi. Gempa 27 Mei 2006 terjadi setelah pengajian Aa Gym di MQ FM Selesai dan Musik dari Hadad Alwi ini dialunkan. Pagi itu, di Parangtritis sedang direncanakan untuk diadakan acara pertunjukkan ketangkasan sepeda motor (motorcycle shows). Cuaca di lokasi Pantai Parangtritis cukup cerah pagi itu, penonton sudah banyak yg berdatangan. Hari itu, hari Sabtu dan merupakan waktu liburan sekolah, sehingga banyak yg ingin menyaksikan acara menarik ini. Begitu terjadi gempa, mereka langsung lari tunggang langgang menjauhi pantai. Berdasarkan pemantauan dari empat stasiun seismograf di Gunung Merapi oleh Stasiun Geofisika Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) dan laporan dari Global Seismic Network milik Amerika Serikat, gempa tektonik ini tepat terjadi pada pukul 05.53.58, persisnya di koordinat 8,007 Lintang Selatan dan 110,286 Bujur Timur dengan kemiringan 87 dan pergeseran 3 , pada garis lurus pada kedalaman 33 KM di bawah permukaan tanah, yang berjarak kurang dari 35 km dari Yogyakarta persis di bibir pantai. Sedangkan menurut United States Geological Survey (USGS), lembaga survei yang memiliki peralatan serba canggih, menyatakan pusat gempa terjadi di daratan di kedalaman 35 km dan berkekuatan 6,2 Mw (moment magnitude). Rambatan gempa berasal dari pergeseran patahan berupa gerakan berlawanan dari sekitar Pantai Depok, membujur ke arah timur laut melewati Gading Kauman, Tirtoharjo, Kaliwening, Ngambangan, Cangkiring, hingga Gondowulung di Plered, Bantul. Gempa ini tergolong gempa bumi merusak dengan skala kerusakan 7 Mmi (modified mercally intensity). Kerusakan mutlak apabila skala mencapai angka absolut 12 Mmi. Skala Mmi dikembangkan oleh ahli seismologi Amerika Serikat, Harry Wood dan Frank Neumann. Orang baru mulai mengenal skala Richter yang dikembangkan oleh ilmuwan dari California Institute of Technology, Charles F Richter, pada tahun 1935. Dalam skala ini magnitude 5,3 SR masuk tingkatan gempa bumi yang moderat, sedangkan gempa besar tingkatannya mulai 6,3 SR ke atas. Menurut analisis Badan Geologi Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, gempa bumi di Bantul disebabkan reaktivasi sesar. Peristiwa alam ini merupakan pergeseran antara dua sesar atau patahan pada lempeng (plate) Eurasia. Pergeseran sesar aktif akibat desakan lempeng Indo-Australia terhadap Eurasia ini menimbulkan gelombang gempa mendatar. Kabupaten Bantul merupakan pusat kerusakan karena dekat dengan sumber gempa bumi dan substan lapisan di bawah daratan Bantul merupakan lapisan aluvial pantai, endapan batu gamping, dan endapan letusan gunung api yang bersifat memperbesar efek guncangan gempa. Daya rusak gempa ini meluas karena garis reaktivasi sesar memanjang dari Bantul ke arah Klaten, bahkan gedorannya sampai ke Solo. Kerusakan di tiap daerah berbeda, karena kondisi bangunan, perbedaan struktur tanah, dan letak bangunan terhadap jalur sesar. Kebanyakan bangunan yang remuk, rata dengan tanah, terjadi karena konstruksinya tidak tahan dengan gempa. Gempa ini sempat teredam lapisan pasir yang tebal di sepanjang 'gumuk' (bukit pasir) Pantai Selatan (Parangtritis). Karena itu, kerusakan di daerah pantai lebih ringan dibandingkan dengan daerah Bantul tengah dan utara yang struktur tanahnya mengandung lempung. Disamping bangunan tempat tinggal yang mengalami kerusakan, beberapa situs yang berada di wilayah DIY dan sekitarnya juga mengalami kerusakan. Dari data historis kegempaan Pulau Jawa, Yogyakarta telah diguncang sedikitnya empat gempa sebelumnya yang berkisar 6 skala Richter, yaitu pada tahun 1867, 1937, 1943, dan 1981. Dari isu yang beredar di masyarakat, gempa itu adalah akibat dari ledakan Bom Nuklir. Isu tersebut sebenarnya adalah kabar bohong belaka. Berikut ini adalah analisa seorang pakar nuklir (Link: http://rovicky.wordpress.com/2006/09/05/gempa-yogya-ledakan-nuklir-dan-tumbukan-meteor-sebuah-pengandaian/ ) yang mengatakan bahwa gempa Jogja mustahil akibat ledakan Bom Nuklir

Category: People
Uploaded: March 8th, 2007 @ 10:11 am
Author: wanawotvideo

Length: 04:45
Rating: Whole StarWhole StarWhole StarWhole StarHalf Star
Views: 43,319

Tags: alwi bantul earthquake fm gempa hadad indonesia jogjakarta mq yogyakarta

Related Video Links:


» View Video Comments For _Doaku_, detik-detik menjelang gempa Bantul
» View wanawotvideo's Other Uploaded Videos

Video Thumbnails:


Thumbnail #1 Video Thumbnail #1:

Thumbnail #2 Video Thumbnail #2:

Thumbnail #3 Video Thumbnail #3:



Video Embedding Code:


Video Url:


Embed Code:

* Embed this video on your website, social bookmark, myspace, or blog.